Gelar Simulasi Kedua Embarkasi, DIY Matangkan Layanan Haji Berbasis Hotel 2026

Berita35 Dilihat

Kulon Progo – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kanwil Kementerian Agama DIY, menggelar simulasi kedua embarkasi dan debarkasi haji di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Kegiatan berlangsung di Hotel Ibis Kulon Progo, Kamis (5/2/2026), sebagai bagian dari pemantapan kesiapan operasional layanan haji berbasis hotel menjelang musim haji 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, yang membacakan sambutan Gubernur DIY menegaskan bahwa embarkasi haji di YIA tidak sekadar menjadi simpul transportasi, melainkan representasi wajah pelayanan negara kepada jemaah.

“Embarkasi haji bukan hanya urusan administrasi, tetapi cerminan kehadiran negara dalam melayani umat. Setiap jemaah harus merasa aman, tenang, dan dilayani dengan penuh penghormatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, simulasi pertama yang dilaksanakan pada 13 Desember 2025 dengan melibatkan 300 calon jemaah menunjukkan tingkat kesiapan operasional mendekati 80 persen. Meski demikian, masih dibutuhkan penyempurnaan, terutama pada efisiensi alur layanan, koordinasi lintas petugas, serta penguatan fasilitas bagi jemaah lanjut usia dan kelompok rentan.

“Oleh karena itu, simulasi kedua ini menjadi tahap pematangan sistem agar seluruh proses, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengelolaan dokumen, keimigrasian, hingga boarding dapat berjalan terintegrasi dan presisi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah RI, Abdul Haris, mengapresiasi pelaksanaan simulasi tahap kedua tersebut. Menurutnya, layanan embarkasi haji berbasis hotel di DIY merupakan terobosan yang berpotensi menjadi percontohan nasional.

“Simulasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur dan standar operasional berjalan optimal. Kami ingin jemaah memperoleh kepastian layanan yang mudah, tertib, dan nyaman,” kata Abdul Haris.

Ia menambahkan, DIY tercatat sebagai daerah pertama yang menerapkan layanan embarkasi haji berbasis hotel secara menyeluruh di Indonesia.

“Model pelayanan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan haji sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Abdul Haris juga menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kementerian Agama DIY atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

“Dukungan Kanwil Kemenag DIY adalah yang terbaik sejauh ini,” ungkapnya.

Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, yang turut hadir menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung Kanwil Kemenhaj DIY dalam menyukseskan penyelenggaraan haji.

“Haji adalah hajat akbar bersama. Kami akan terus mendukung agar penyelenggaraannya berjalan dengan baik, khususnya di DIY,” tegas Ahmad Bahiej.

Simulasi ini melibatkan unsur pemerintah daerah, otoritas bandara, TNI/Polri, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), tenaga kesehatan, serta relawan. Seluruh pihak diharapkan dapat bekerja dalam satu orkestrasi pelayanan demi memastikan pelaksanaan embarkasi haji di YIA berjalan profesional, tertib, cepat, dan humanis.

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Sahabat Haji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *