DPR Sebut Haji 2026 Lebih Baik, Antrean Menurun Layanan Jemaah Meningkat

Haji423 Dilihat

Bogor — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengapresiasi berbagai transformasi layanan yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Berbagai terobosan yang dijalankan dinilai berhasil meningkatkan kualitas layanan sekaligus menekan masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). Pertemuan itu dihadiri pimpinan DPR RI, anggota Komisi VIII DPR RI, serta jajaran Kemenhaj untuk membahas evaluasi penyelenggaraan haji 2026 dan langkah strategis peningkatan layanan pada musim haji mendatang.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyebut berbagai kebijakan dan inovasi yang diterapkan pemerintah telah memberikan dampak nyata bagi jemaah haji Indonesia.

“Pengawasan yang dilakukan DPR bertujuan memastikan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Alhamdulillah berbagai langkah yang dilakukan pemerintah menunjukkan hasil yang positif,” kata Cucun.

Menurutnya, salah satu capaian paling menonjol adalah keberhasilan pemerintah menekan masa tunggu keberangkatan haji di sejumlah daerah. Jika sebelumnya antrean keberangkatan mencapai 35 hingga 40 tahun, kini dapat ditekan menjadi sekitar 26 tahun melalui sinergi pemerintah dan DPR RI.

DPR juga menilai kualitas layanan jemaah selama berada di Arab Saudi mengalami peningkatan signifikan. Ribuan jemaah Indonesia mendapatkan akomodasi yang lebih dekat dengan pusat ibadah, termasuk di kawasan sekitar Masjid Nabawi, Madinah.

Selain itu, DPR menerima banyak testimoni positif dari jemaah terkait peningkatan kualitas hotel, kemudahan akses menuju masjid, serta pelayanan yang semakin baik selama menjalankan ibadah.

“Kami menerima banyak testimoni dari jemaah yang merasa pelayanan tahun ini jauh lebih baik. Mereka merasakan manfaat dari berbagai perbaikan yang dilakukan pemerintah,” ujarnya.

Peningkatan layanan juga terlihat pada sektor konsumsi. Melalui koordinasi intensif dengan penyedia layanan di Arab Saudi, Kemenhaj berhasil menghadirkan menu makanan yang lebih beragam dan sesuai dengan cita rasa jemaah Indonesia.

DPR menilai capaian tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah dan parlemen dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto turut mengapresiasi komunikasi dan koordinasi yang terjalin baik antara DPR RI dan pemerintah. Presiden meminta agar berbagai inovasi dan perbaikan yang telah berjalan baik dapat dipertahankan serta terus ditingkatkan pada musim haji berikutnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri menyampaikan penghargaan atas kerja keras seluruh jajaran Kemenhaj dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ia mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan global yang berpotensi memengaruhi penyelenggaraan haji pada masa mendatang, termasuk dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Kami berharap penyelenggaraan haji ke depan dapat berjalan lebih baik lagi dan berbagai capaian positif tahun ini menjadi fondasi bagi peningkatan layanan yang berkelanjutan,” kata Abidin.

Apresiasi DPR RI tersebut semakin memperkuat komitmen Kemenhaj untuk melanjutkan transformasi layanan haji secara menyeluruh. Melalui kolaborasi erat dengan DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, dan seluruh pemangku kepentingan, Kemenhaj berkomitmen menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kepuasan jemaah Indonesia.

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Sahabat Haji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *