Hari ke-16 Operasional Haji 2026: Kemenhaj Fokus Bimbingan Ibadah

Haji381 Dilihat

Jakarta – Memasuki hari ke-16 operasional haji 1447 H/2026 M, Kemenhaj menegaskan fokus pada penguatan bimbingan ibadah, perlindungan jemaah, dan layanan kesehatan. Proses pemberangkatan hingga pergerakan antar kota di Arab Saudi berjalan lancar dengan pengawalan petugas di seluruh titik.

Juru Bicara Kemenhaj Suci Annisa mengatakan seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan terkoordinasi. “Kami memastikan setiap jemaah mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan tertib sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ujar Suci, Senin (5/5/2026).

Hingga 5 Mei 2026, sebanyak 250 kloter dengan 97.139 jemaah dan 996 petugas telah diberangkatkan dari Tanah Air. Dari jumlah itu, 239 kloter berisi 92.739 jemaah dan 952 petugas telah tiba di Madinah dan menempati akomodasi.

Pergerakan ke Makkah juga berlangsung bertahap. Tercatat 88 kloter dengan 34.244 jemaah dan 352 petugas sudah tiba di Makkah untuk umrah wajib.

Dari sisi kesehatan, 12.725 jemaah menjalani rawat jalan, 144 dirujuk ke KKHI, 232 dirujuk ke RS Arab Saudi, dan 70 jemaah masih dirawat.

Pada 5 Mei 2026, satu jemaah atas nama Aen Soleh Salimar, kloter JKS 05 asal Kabupaten Bogor, wafat. Total jemaah wafat menjadi 10 orang. “Kami menyampaikan duka cita mendalam. Pemerintah terus memastikan layanan kesehatan berjalan optimal di kloter, sektor, maupun faskes rujukan,” kata Suci.

Penguatan bimbingan ibadah jadi perhatian. Hingga kini 29.497 jemaah memperoleh tasreh masuk Raudhah, dengan tambahan 341 izin terbit pada 5 Mei 2026. Jemaah diimbau pakai aplikasi Nusuk sesuai jadwal.

“Kami terus perkuat bimbingan ibadah, termasuk pendampingan jemaah sakit serta edukasi di sektor dan faskes. Ini penting agar jemaah beribadah benar sesuai tuntunan,” jelasnya.

Kemenhaj mendorong pemanfaatan Aplikasi Kawal Haji sebagai kanal aduan digital. Aplikasi ini untuk lapor real-time layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga jemaah atau barang hilang.

“Aplikasi Kawal Haji instrumen penting memastikan layanan responsif, transparan, dan akuntabel. Kami ajak jemaah dan keluarga aktif memanfaatkannya,” tegas Suci.

Dengan suhu Madinah–Makkah 37–39°C, jemaah diminta jaga kondisi: atur aktivitas, cukup istirahat, jaga cairan, dan segera lapor petugas kesehatan jika ada keluhan.

Kemenhaj juga ingatkan KBIHU patuhi ketentuan dan koordinasi dengan petugas resmi demi ketertiban dan keselamatan. “Kolaborasi dan kepatuhan seluruh pihak jadi kunci utama kelancaran haji tahun ini,” pungkas Suci.

 

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Sahabat Haji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *