Fase Pemulangan Gelombang I Haji 2026 Berakhir, Lebih dari 95 Ribu Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

Haji470 Dilihat

Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56 dengan capaian signifikan pada fase pemulangan jemaah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencatat sebanyak 95.178 jemaah haji Indonesia bersama 977 petugas telah diterbangkan dari Arab Saudi menuju Tanah Air hingga Senin (15/6/2026).

Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaf, mengatakan proses pemulangan jemaah berjalan sesuai rencana dan terus dioptimalkan guna memastikan kenyamanan serta keselamatan seluruh jemaah.

“Hingga hari ini, proses pemulangan jemaah haji Indonesia berjalan lancar sesuai jadwal. Seluruh layanan terus kami optimalkan agar jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria di Makkah, Senin (15/6/2026).

Data Kemenhaj menunjukkan sebanyak 245 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Jumlah tersebut terdiri atas 95.178 jemaah dan 977 petugas, sehingga total yang telah diterbangkan menuju Indonesia mencapai 96.155 orang.

Sementara itu, sebanyak 233 kloter telah tiba di berbagai embarkasi di Indonesia dengan membawa 90.709 jemaah dan 929 petugas, atau total 91.638 orang.

Hari Terakhir Pemulangan Gelombang I dari Makkah

Maria menjelaskan bahwa Senin (15/6/2026) menjadi momentum penting dalam operasional haji tahun ini karena menandai berakhirnya fase pendorongan jemaah Gelombang I dari hotel-hotel di Makkah menuju Bandara Jeddah.

Penerbangan terakhir jemaah Gelombang I menuju Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Selasa dini hari (16/6/2026) pukul 01.45 waktu Arab Saudi.

“Dengan berakhirnya fase Gelombang I, mulai besok seluruh operasional pemulangan akan berfokus pada jemaah Gelombang II yang saat ini berada di Madinah,” jelasnya.

Pemulangan jemaah Gelombang II akan dilayani melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia.

Lebih dari 53 Ribu Jemaah Gelombang II Sudah Tiba di Madinah

Di sisi lain, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 139 kloter yang terdiri atas 53.338 jemaah dan 556 petugas telah diberangkatkan ke Kota Nabi.

Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah tiba di Madinah mencapai 53.894 orang.

Adapun untuk penyelenggaraan haji khusus, Kemenhaj mencatat sebanyak 15.802 orang telah kembali ke Indonesia, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan dan Solidaritas

Menjelang kepulangan ke Tanah Air, Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kondisi fisik dengan baik. Jemaah diminta memperbanyak istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga asupan cairan, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kelelahan.

Selain itu, jemaah juga diajak untuk terus mempertahankan semangat kebersamaan dan kepedulian yang telah terbangun selama pelaksanaan ibadah haji.

“Kami mengajak seluruh jemaah untuk terus membantu sesama, terutama lansia, jemaah berkebutuhan khusus, maupun mereka yang memerlukan pendampingan selama proses kepulangan. Kepedulian kepada sesama merupakan bagian penting dari kemabruran haji,” kata Maria.

Jangan Bawa Air Zamzam dalam Koper

Kemenhaj kembali mengingatkan seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Distribusi air zamzam akan dilakukan di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Maria, kepatuhan terhadap aturan tersebut sangat penting untuk memperlancar proses pemeriksaan keamanan penerbangan, mempercepat penanganan bagasi, serta mencegah keterlambatan keberangkatan pesawat.

Kemabruran Haji Harus Terus Dijaga

Maria menegaskan bahwa perjalanan ibadah haji tidak berhenti saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Nilai-nilai kemabruran harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak yang baik, kepedulian sosial, semangat persaudaraan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Melalui semangat Sukses Peradaban dan Keadaban, kami berharap nilai-nilai haji terus hidup dalam keseharian para jemaah, menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama, memperkuat persatuan, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Kemenhaj berharap seluruh rangkaian operasional penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat, selamat, dan meraih predikat haji mabrur.

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Sahabat Haji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *