Pimpin Kedatangan Amirulhaj Gelombang Kedua di Arab Saudi, Gus Irfan Pastikan Kesiapan Puncak Haji 2026

Haji375 Dilihat

Jeddah — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf memimpin langsung kedatangan rombongan Amirulhaj gelombang kedua di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (19/5/2026) sore waktu setempat.

Rombongan Amirulhaj tiba melalui terminal kedatangan internasional sekitar pukul 17.40 Waktu Arab Saudi. Kehadiran Amirulhaj di Tanah Suci menjadi bagian dari penguatan pengawasan Pemerintah Indonesia terhadap penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, terutama menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Turut mendampingi dalam rombongan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Agama Mohammad Syafi’i, KH Asep Saifuddin Chalim, Muhadjir Effendy, Heri Hermansyah, Rossa Safira, serta Ilfi Nur Diana.

Setibanya di Bandara King Abdulaziz, Menhaj bersama rombongan disambut jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Para Amirulhaj juga menyempatkan diri menyapa petugas yang bertugas di area kedatangan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Moch. Irfan Yusuf menegaskan, kehadiran Amirulhaj di Arab Saudi bertujuan memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar, aman, dan terkendali hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air.

“Kehadiran kami di Tanah Suci adalah untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan baik. Pemerintah ingin memastikan seluruh layanan kepada jemaah berjalan lancar, aman, dan nyaman, terutama menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Menhaj di Jeddah.

Menurutnya, salah satu agenda utama Amirulhaj adalah memastikan kesiapan operasional Armuzna berjalan maksimal. Kesiapan tersebut meliputi fasilitas tenda, transportasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga pengaturan mobilitas jemaah selama puncak ibadah haji.

“Armuzna adalah fase paling penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Karena itu, seluruh aspek layanan harus dipastikan siap, mulai dari tenda, konsumsi, transportasi, hingga pengaturan pergerakan jemaah. Semua harus berjalan terukur, tertib, dan berorientasi pada keselamatan jemaah,” katanya.

Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang telah bekerja mendampingi jemaah sejak keberangkatan dari Indonesia hingga berada di Arab Saudi. Ia meminta seluruh petugas tetap menjaga stamina, soliditas, dan kecepatan respons dalam memberikan pelayanan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia. Tetap jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan terus berikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Pelayanan ini adalah amanah besar yang harus kita tunaikan dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.

Usai tiba di Jeddah, Menhaj dijadwalkan memenuhi undangan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebelum melanjutkan agenda pengawasan layanan haji di berbagai titik pelayanan jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Sahabat Haji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *