Pengusaha Muda Adit Setiawan Rambah Industri Wisata Religi Lewat Romani Travel, Buka Lima Cabang Sekaligus

Umrah2 Dilihat

Yogyakarta – Kesuksesan menguasai pasar manufaktur plafon PVC di Indonesia tidak membuat langkah Adit Setiawan berhenti berinovasi. CEO PT Indonesia Plafon Semesta (Indofon) yang dikenal piawai membangun jaringan pabrik tersebut kini resmi mengumumkan ekspansinya ke industri jasa perjalanan ibadah melalui Romani Travel, di bawah naungan PT Royal Madina Indonesia.

Langkah ini dinilai cukup agresif. Pasalnya, Romani Travel langsung memulai operasionalnya dengan membuka lima kantor cabang sekaligus di sejumlah kota besar di Indonesia, yakni Yogyakarta, Jakarta, Semarang, dan Surabaya.

Transformasi dari Manufaktur ke Layanan Ibadah

Keputusan Adit Setiawan merambah bisnis umroh dan haji dipandang sebagai langkah strategis untuk menangkap peluang pasar wisata religi yang terus bertumbuh pascapandemi. Adit menegaskan, nilai ketepatan waktu, kualitas pelayanan, serta kepercayaan yang selama ini diterapkan di tiga pabrik plafon miliknya akan menjadi fondasi utama dalam melayani para jemaah.

“Bisnis adalah soal kepercayaan. Jika di Indofon kami membangun kepercayaan melalui kualitas material bangunan, di Romani Travel kami membangun kepercayaan melalui pelayanan ibadah yang amanah, nyaman, dan berkelas,” ujar Adit Setiawan dalam keterangannya.

Romani Travel Usung Layanan Ibadah Nyaman dan Berkelas

Di bawah bendera PT Royal Madina Indonesia, Romani Travel hadir dengan visi menghadirkan pengalaman ibadah yang “royal”, namun tetap kompetitif dari sisi nilai dan pelayanan. Dengan jaringan awal di sejumlah kota strategis, perusahaan ini menargetkan segmen jemaah yang menginginkan kepastian keberangkatan, pelayanan profesional, serta fasilitas hotel dan transportasi yang nyaman di Tanah Suci.

Kehadiran kantor cabang di Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya diharapkan memudahkan masyarakat, khususnya di Pulau Jawa, dalam mengakses informasi maupun proses pendaftaran tanpa terkendala jarak.

Strategi Ekspansi yang Agresif

Pembukaan lima cabang sekaligus pada tahap awal operasional menunjukkan keseriusan investasi dan kesiapan manajemen Romani Travel. Strategi ini disebut sejalan dengan pola ekspansi Indofon yang dikenal berkembang cepat melalui jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami tidak ingin setengah-setengah. Kehadiran kami di Jakarta sebagai pusat bisnis, Surabaya dan Semarang sebagai gerbang utama Jawa Timur dan Jawa Tengah, serta Yogyakarta sebagai basis operasional utama, menjadi bukti bahwa Romani Travel siap menjadi pemain besar di industri ini,” tambah Adit.

Ke depan, Romani Travel berkomitmen menghadirkan berbagai pilihan paket umroh, mulai dari paket ekonomis hingga layanan eksklusif dengan pendampingan penuh. Selain layanan umroh, PT Royal Madina Indonesia juga tengah menyiapkan program haji khusus dan wisata muslim internasional.

Dengan rekam jejak Adit Setiawan sebagai pengusaha muda yang sukses memimpin tiga pabrik besar, publik kini menantikan standar pelayanan baru yang akan dihadirkan Romani Travel di industri perjalanan umroh Indonesia.

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Sahabat Haji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *