Makkah – Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah terus berjalan dengan lancar. Pemerintah mengatur jadwal pelaksanaan umrah wajib bagi jemaah haji Indonesia secara bertahap berdasarkan waktu kedatangan di Tanah Suci guna menjaga kelancaran dan kenyamanan ibadah.
Jemaah yang tiba pada pagi hingga siang hari dijadwalkan melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Sementara itu, jemaah yang tiba pada sore hingga malam hari akan menjalankan umrah wajib pada pukul 10.00 WAS keesokan harinya.
Memasuki hari ke-17 operasional haji, jumlah jemaah Indonesia yang tiba di Arab Saudi terus bertambah. Hingga Rabu, 6 Mei 2026, tercatat sebanyak 100.125 jemaah haji Indonesia telah berada di Tanah Suci, baik di Madinah maupun Makkah.
Pada fase gelombang kedua pemberangkatan, jemaah mulai diterbangkan langsung menuju Bandara Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk menjalankan rangkaian ibadah haji.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa total jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan ke Arab Saudi mencapai lebih dari 104 ribu orang.
“Sebanyak 103.690 jemaah dan 1.064 petugas yang tergabung dalam 367 kloter telah diberangkatkan ke Arab Saudi,” ujar Ichsan di Makkah.
Ia menambahkan, hingga saat ini sebanyak 100.125 jemaah haji bersama 1.028 petugas yang tergabung dalam 258 kelompok terbang (kloter) telah mendarat di Madinah.
Pemerintah terus memastikan seluruh proses pelayanan jemaah berjalan optimal, mulai dari kedatangan, transportasi, akomodasi, hingga pelaksanaan ibadah wajib di Makkah dan Madinah. Dengan sistem pengaturan jadwal yang diterapkan, diharapkan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tertib, aman, dan nyaman.






