Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar menegaskan pentingnya peran MUI dan umat Islam dalam menjaga persatuan bangsa serta memperkuat sinergi dengan pemerintah sebagai mitra strategis dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera.
“MUI diamanahi untuk berkhidmat kepada umat dan bangsa, serta menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kemaslahatan dan persatuan,” ujar KH Anwar Iskandar, saat memberikan sambutan dalam Bersatu dalam Munajat dan Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal, pada Sabtu (7/2/2026) di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Ia juga mengajak umat Islam Indonesia untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah yang bermuara pada penguatan ukhuwah wathaniyah. Menurutnya, persatuan dan stabilitas nasional merupakan modal utama agar bangsa Indonesia dapat menjadi lebih kuat dan mampu berbuat lebih banyak demi masa depan yang lebih baik.
KH Anwar Iskandar menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia merupakan keberhasilan seluruh umat Islam. Sebaliknya, kegagalan bangsa juga menjadi tanggung jawab bersama umat Islam sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Dalam konteks kepemimpinan nasional, umat Islam juga diajak untuk mendoakan para pemimpin negara, khususnya Presiden Republik Indonesia, yang memikul tanggung jawab berat di tengah berbagai tantangan nasional dan global. Doa dan dukungan umat dinilai penting agar para pemimpin diberi kekuatan lahir dan batin dalam memimpin bangsa.
Melalui sinergi antara ulama, umat, dan pemerintah, KH Anwar Iskandar berharap Indonesia dapat terus melangkah menuju kehidupan bangsa yang damai, bersatu, sejahtera, serta diridhai Allah SWT, sebagaimana cita-cita baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
Acara pengukuhan dan ta’aruf pengurus MUI periode 2025–2030 ini menjadi momentum penguatan komitmen MUI untuk terus menjaga ukhuwah, stabilitas, dan persatuan bangsa demi kemaslahatan umat dan masa depan Indonesia.






