Kemenhaj Luncurkan Buku Manasik Haji dan Umrah 1447 H/2026 M

Berita28 Dilihat

Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) secara resmi meluncurkan Buku Paket Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan panduan manasik yang komprehensif, tidak hanya membahas tata cara ibadah secara fikih, tetapi juga menekankan aspek filosofis dan spiritual guna mewujudkan kemandirian jemaah haji Indonesia.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa buku panduan manasik tahun ini dirancang lebih inklusif, termasuk memuat materi khusus bagi jemaah haji lanjut usia sebagai bentuk perhatian negara terhadap kelompok rentan.

“Materi manasik disajikan secara komprehensif, kontekstual, orisinal, mudah dipahami, dan aplikatif. Pendekatan ini memudahkan kelompok jemaah berisiko tinggi, lansia, perempuan, serta penyandang disabilitas,” ujar Menhaj, dikutip dari Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M.

Tiga Keunggulan Buku Manasik Haji dan Umrah 1447 H

Buku manasik terbaru ini menghadirkan sejumlah pembaruan yang menyesuaikan dengan kebutuhan jemaah di lapangan. Beberapa poin unggulannya antara lain:

1. Pendekatan Fikih Taysir (Kemudahan)

Buku ini mengedepankan prinsip kemudahan dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah, khususnya bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan risiko kesehatan tinggi (risti), tanpa mengurangi keabsahan ibadah.

2. Moderasi Manasik (Tawasuth)

Disajikan pilihan-pilihan hukum fikih yang argumentatif dan moderat, disesuaikan dengan kondisi serta konteks jemaah di lapangan, namun tetap menjaga kesakralan ibadah haji.

3. Filosofi dan Makna Spiritual Ibadah

Buku ini juga dilengkapi penjelasan mendalam mengenai makna spiritual setiap rangkaian ibadah, seperti filosofi penggunaan pakaian ihram yang melambangkan kesetaraan seluruh manusia di hadapan Allah SWT.

Komitmen Tingkatkan Mutu Layanan Haji

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, menegaskan bahwa penerbitan buku ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji yang lebih profesional, berintegritas, dan bernilai ibadah.

“Dengan bimbingan yang tepat dan metode yang baik, insya Allah para jemaah akan lebih siap secara mental dan spiritual untuk menunaikan ibadah haji dengan penuh kesungguhan,” ujar Puji.

Selain Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Kemenhaj juga merilis Buku Kumpulan Doa dan Zikir Haji dan Umrah yang menjadi satu paket dalam Buku Paket Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M.

Dapat Diunduh Gratis Secara Digital

Kemenhaj membuka akses luas bagi jemaah haji dan masyarakat umum untuk memanfaatkan panduan manasik ini. Seluruh buku dapat diunduh secara gratis melalui laman resmi Kementerian Haji dan Umrah.

Panduan digital tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi jemaah dalam mempersiapkan diri menjalankan ibadah haji dan umrah secara mandiri, aman, dan khusyuk.

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Sahabat Haji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *